Kalkulator Pinjaman Gratis - Hitung Pembayaran Bulanan, Bunga & Amortisasi
Hitung pembayaran pinjaman bulanan, total bunga, dan amortisasi Anda. Cocok untuk KPR, kredit mobil, dan pinjaman pribadi.
Isi bidang untuk menghitung rencana pembayaran Anda.
Kalkulator pinjaman dan cicilan bulanan
Kalkulator pinjaman membantu menentukan cicilan bulanan Anda secara akurat berdasarkan jumlah pinjaman (pokok), suku bunga tahunan, dan jangka waktu pinjaman (tenor). Dengan merinci biaya spesifik dari pinjaman, alat ini memperlihatkan komitmen keuangan yang sebenarnya sebelum Anda menandatangani perjanjian apa pun. Selain cicilan tetap bulanan, perhitungan ini memisahkan total bunga yang dibayarkan selama masa pinjaman dan menghitung total jumlah yang harus dikembalikan. Membandingkan berbagai tenor dan suku bunga akan memperjelas bagaimana perubahan kecil berdampak pada biaya jangka panjang.
Metode perhitungan amortisasi standar
Sebagian besar pinjaman konsumen, seperti KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dan kredit kendaraan bermotor, menggunakan jadwal amortisasi dengan cicilan bulanan tetap. Ini berarti meskipun pembayaran bulanannya konstan, proporsi antara angsuran pokok dan bunga akan berubah seiring berjalannya waktu. Untuk melakukan perhitungan matematis ini, suku bunga tahunan harus dibagi dua belas untuk menemukan suku bunga bulanan, dan total jangka waktu pinjaman dalam tahun harus diubah menjadi jumlah total bulan.
Cicilan Bulanan = P * [ r * (1 + r)^n ] / [ (1 + r)^n - 1 ]
P = Jumlah pinjaman (pokok)
r = Suku bunga bulanan (bunga tahunan dibagi 12, dalam bentuk desimal)
n = Total jumlah cicilan (bulan)
Untuk mengetahui total pengembalian pinjaman, kalikan cicilan bulanan tetap dengan total jumlah bulan. Mengurangi jumlah pokok awal dari total pengembalian ini akan menghasilkan total beban bunga yang dibayarkan kepada pihak bank atau kreditur.
Contoh perhitungan pinjaman
Misalkan seorang peminjam mengambil pinjaman tanpa agunan (KTA) sebesar Rp 50.000.000 dengan suku bunga tahunan 12,0%, yang harus dilunasi dalam waktu 3 tahun. Pertama, suku bunga diubah menjadi angka bulanan sebesar 1,0% (0,01), dan tenor 3 tahun menjadi 36 bulan. Dengan menerapkan rumus standar, cicilan tetap bulanannya adalah Rp 1.660.715. Selama 36 bulan, total jumlah yang dibayarkan kembali kepada lembaga keuangan adalah Rp 59.785.740. Selisih antara total pengembalian dan pokok awal Rp 50.000.000 menunjukkan bahwa peminjam membayar total bunga sebesar Rp 9.785.740. Jika peminjam memilih tenor yang lebih singkat, yaitu 24 bulan dengan suku bunga yang sama, cicilannya akan naik menjadi Rp 2.353.674, namun total bunganya akan turun menjadi Rp 6.488.176.
Tabel di bawah ini menunjukkan bagaimana penyesuaian durasi dan suku bunga berdampak pada cicilan dan total bunga untuk pinjaman sebesar Rp 100.000.000:
| Jumlah Pinjaman | Tenor (Bulan) | Bunga Tahunan | Cicilan Bulanan | Total Bunga |
|---|---|---|---|---|
| Rp 100.000.000 | 36 | 9,0% | Rp 3.179.973 | Rp 14.479.028 |
| Rp 100.000.000 | 48 | 9,0% | Rp 2.488.504 | Rp 19.448.192 |
| Rp 100.000.000 | 60 | 9,0% | Rp 2.075.836 | Rp 24.550.160 |
| Rp 100.000.000 | 48 | 11,0% | Rp 2.584.567 | Rp 24.059.216 |
| Rp 100.000.000 | 60 | 11,0% | Rp 2.174.242 | Rp 30.454.520 |